Minggu, 02 Oktober 2011

Selamat Hari Habitat Dunia 2011

Setiap Senin pertama bulan Oktober diperingati sebagai Hari Habitat Dunia. PBB yang menetapkan peringatan Hari Habitat Dunia dalam Sidang Umum PBB pada 1985. Peringatan ini mempunyai tujuan agar dunia memikirkan kondisi permukiman secara kritis demi mendapatkan hak atas hunian layak, serta mengingatkan akan tanggung jawab bersama masa depan habitat manusia yang lebih baik.Pada Konferensi PBB tentang Permukiman I (dikenal sebagai Habitat I) di Vancouver, Kanada pada 1976, pimpinan dunia dan pakar perumahan serta permukiman berkumpul serta menyepakati agenda untuk mencapai hunian layak bagi semua. Dua puluh tahun kemudian, Konferensi PBB tentang Permukiman II (Habitat II) diselenggarakan di Istanbul, Turki.

Sebanyak 171 pimpinan dunia menyepakati Deklarasi Istanbul dan Agenda Habitat II yang bertujuan mencapai hunian layak bagi semua dan urbanisasi berkelanjutan.Perhatian dunia pada isu perkotaan bukan tanpa alasan. Menjelang milenium ke dua, hampir separuh penduduk dunia (termasuk Indonesia) tinggal di perkotaan. Diperkirakan pada 2030 duapertiga penduduk dunia akan tinggal di perkotaan. Ketidakmampuan pengelolaan sumberdaya secara efisien diperkirakan semakin berdampak negatif terhadap perkembangan perkotaan seperti meningkatnya tingkat polusi, kemacetan lalu lintas, meningkatnya permukiman kumuh, dan kesenjangan sosial ekonomi. Juga ketidakpastian akibat perubahan iklim ( climate change) yang menjadi isu global saat ini.

Di Indonesia, Hari Habitat Dunia 2011 diadakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Peringatan Hari Habitat Dunia pun dijadikan sebagai momentum untuk melihat bagaimana kondisi permukiman di Indonesia dan dunia.
Tema bersama negara-negara di dunia dalam rangka Hari Habitat Dunia 2011 adalah "Cities & Climate Change" atau Kota dan Perubahan Iklim. Indonesia menetapkan subtema Hari Habitat Dunia 2011 ialah Kota Hijau Solusi Perubahan Iklim.


(Sumber, Republika Online & Kompas.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar